advertisement

Selasa, 23 Ogos 2016

IS Rilis Video Terbaru Berjudul “Bela Daulah Kalian”


AL-KHAIR (Manjanik.net) – Daulah Islam/Islamic State (IS) kembali merilis video terbaru pada bulan Dzulqo’dah 1437 H/Agustus 2016 ini. Dalam video baru tersebut berjudul “Bela Daulah Kalian”. (Link video; http://alfatihinmedia.tumblr.com/post/149340178888/al-khayr-bela-daulah-kalian)

Dalam video itu, pasukan Daulah Islam (IS) memperlihatkan serangan-serangan udara yang dilakukan oleh koalisi salibis Rusia, Suriah, dan koalisi salibis Amerika Serikat (AS) seraya juga memuji sejumlah serangan berani mati yang dilakukan oleh Aaron driver.

Aaron Driver yang berumur 24 tahun adalah seorang pendukung Daulah Islam (IS) di Kanada, yang kemudian meninggal dalam konfrontasi dengan polisi awal bulan Agustus 2016 ini di Strathroy, Ontario. Sebelum kematiannya, ia merilis sebuah video kesetiaan kepada IS.

Aaron meninggal saat merencanakan sebuah serangan langsung dengan menggunakan bom rakitan. Dia meninggal dalam pertikaian dengan polisi setelah meledakkan bom di taksi pada jam sibuk. Menurut CBC News, “RCMP mengatakan Aaron meninggal dalam perkelahian dengan polisi tapi tidak jelas apakah kematiannya adalah akibat dari tembakan polisi atau akibat dari ledakan.”

BBC News melaporkan bahwa Aaron memiliki alat peledak buatan sendiri pada dirinya pada saat itu. Polisi mengatakan sasarannya adalah “pusat kota,” tapi tidak menentukan dengan jelas lokasi sasaran yang sebenarnya.

Video ini juga mengulas serangan yang dilakukan pejuang IS pada Hari Bastille di Nice, Perancis pada tanggal 14 Juli 2016 yang dilakukan oleh Mohamed Lahouaiej Bouhlel. Polisi mengidentifikasi Bouhlel sebagai orang yang bertanggung jawab menewaskan lebih dari 84 orang dimana dia menabrak mereka dengan truk dan menembaki mereka pada perayaan Hari Bastille.

Video terbaru Daulah Islam (IS) ini datang dari “Wilayah Al-Khair,” sebuah wilayah yang diduduki IS di Suriah timur. Muncul setelah gambar dari Omran Daqneesh 5 tahun yang menjadi berita internasional. Foto bocah ini telah menjadi ikon gambar perang.

The New York Times mengatakan gambar mengejutkan dari anak kecil, yang menatap kamera sambil duduk di kursi, telah menjadi “simbol penderitaan Aleppo.” NBC menyebut dia “anak di ambulans” dan mengatakan ia menangkap “horor” di Suriah. [SS]

advertisement

Google+ Followers

Popular Posts week

Popular Posts

Blog list of options.